Jakarta, Info Breaking News – Jejaring media sosial Facebook melarang adanya iklan produk kesehatan yang mengklaim dapat mencegah serta mengobati infeksi virus corona.
Juru bicara Facebook menyatakan bahwa keberadaan iklan tersebut dinilai semakin memperkeruh situasi. Dilaporkan oleh Reuters, produk yang dilarang untuk diiklankan ialah masker wajah yang memberi garansi 100 persen mencegah virus corona.
Sebelumnya, Facebook juga mengeluarkan kebijakan untuk menghapus informasi menyesatkan dan teori konspiransi seputar virus corona, merujuk pada rekomendasi organisasi kesehatan lokal maupun dunia.
Selain Facebook, media sosial lain seperti Pinterest dan TikTok juga turut memberlakukan kebijakan serupa.
Diketahui, Facebook seringkali menuai kritikan lantaran banyak konten hoaks serta pengguna yang menyebarkan paham ekstrem di platform tersebut. ***Deviane
Related Posts :
Diimbangi Tim Divisi Tiga, Madrid Tetap Lolos ke 16 Besar MAJALAH BOLA Real Madrid diimbangi tim divisi tiga, Fuenlabrada, dengan skor 2-2 di leg kedua babak 32 besar Copa del Rey. Meski begitu, … Read More...
Ini Salah Satu Potensi Di Desa JatisariPenulis : Dimaz Akbar Rabu 29 November 2017 Probolinggo,kraksaanonline.com -Banyak potensi untuk mendorong perekonomian masyarakat, Ke… Read More...
Peringati Hari Guru, Wali Kota: Saya Bisa Seperti Sekarang ini Karena Guru Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua Gunungsitoli,- Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua mengaku bangga atas pengabdi… Read More...
Hasil Liga Inggris, Manchester United Menang di Kandang Watford MAJALAH BOLA Manchester United menang 4-2 saat bertandang ke markas Watford pada pertandingan pekan ke-14 Premier League - kasta terata… Read More...
Sungai Sowu Meluap, Ruas Jalan Menuju Lotu Nias Utara Banjir Banjir di umbubalodano |Foto: Haogo Z Nias Utara,- Sungai Sowu kembali meluap menggenangi ruas jalan dan mengalami banjir d… Read More...